Profil PT Grab Teknologi Indonesia
Profil Perusahaan / Lembaga - PT. Grab Teknologi Indonesia
Deskripsi Perusahaan / Kelembagaan
Berdiri pada pertengahan tahun 2014, PT. Grab Teknologi Indonesia (Grab Indonesia) adalah perusahaan teknologi penyedia layanan on-demand di Indonesia dengan kantor pusat berlokasi di area Kecamatan Cilandak Kota Jakarta Selatan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
Sebagai cabang lokal dari Grab, superaplikasi asal Asia Tenggara yang berkantor pusat di Singapura, Grab Indonesia fokus menawarkan berbagai layanan seperti transportasi (ride-hailing), pengiriman makanan / barang, pembayaran digital, serta layanan keuangan melalui aplikasi GrabCar, GrabBike, GrabFood, GrabMart, Layanan Grosir, GrabFresh, Grab for Business, GrabHealth, dan Indonesia Bus Marketplace.
Grab awalnya didirikan di Malaysia pada tahun 2012 dengan nama MyTeksi oleh Anthony Tan. Namun, perusahaan ini kemudian memindahkan kantor pusatnya ke Singapura dan beroperasi secara resmi sebagai perusahaan teknologi multinasional.
Menjalankan bisnisnya secara masif di Indonesia, perusahaan ini menghubungkan jutaan konsumen dengan jaringan mitra pengemudi (driver), restoran, dan merchant di seluruh nusantara.
It started with a question.
“Why can’t we have a safer way to hail a ride?”
“Can’t we give drivers better working conditions?”
“What if we could make life just a little bit easier?”
Okay, it started with several questions. Those questions led to a group of incredibly ambitious (and incredibly optimistic) friends starting this company in a tiny rented storage space somewhere in Kuala Lumpur, Malaysia.
That was in 2012.
Today, that tiny company has turned into Grab, Southeast Asia’s largest mobile technology company that connects millions of consumers to millions of drivers, merchants, and businesses. Grab is taking on the largest problems that affect the region, including access inequality, outdated infrastructure, and income disparity.
Just like every single Southeast Asian, we’re still incredibly ambitious. We’re still questioning those everyday limitations. And we’re still incredibly optimistic.
Why Southeast Asia
Faktanya, Asia Tenggara adalah daerah dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Meskipun banyak hambatan infrastruktur yang menghadang Asia Tenggara, lebih dari 73% penduduknya tetap yakin bahwa mereka dapat mencapai mimpi terbesar mereka. Dengan semangat ini, dan juga ambisi seperti kami, kami percaya, tak ada yang bisa menghalangi kita.
