Profil PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk
Profil Perusahaan / Lembaga - PT HM Sampoerna Tbk
Deskripsi Perusahaan / Kelembagaan
Berdiri tahun 1913, PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (dikenal sebagai HM Sampoerna) adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri tembakau yang berlokasi di area Kecamatan Rungkut Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur. Perusahaan ini dirintis pertama kali oleh Liem Seeng Tee sebagai usaha rumahan sebelum berkembang menjadi salah satu perusahaan tembakau terkemuka di Indonesia.
Sebagai bagian dari perusahaan asal Amerika Serikat, Philip Morris International (melalui PT Philip Morris Indonesia), Sampoerna fokus memproduksi berbagai merek ternama seperti Dji Sam Soe, Sampoerna A Mild, dan U Mild dengan didukung fasilitas produksi yang tersebar di beberapa kota di Jawa Timur dan Jawa Barat, seperti Surabaya, Malang, Pasuruan, Probolinggo, dan Karawang.
PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk secara resmi menjadi perusahaan terbuka dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 15 Agustus 1990 dengan kode emiten HMSP.
Sejarah Kami
Sejarah dan keberhasilan Sampoerna tidak terpisahkan dari sejarah panjang keluarga Sampoerna sebagai pendirinya di tahun 1913.
Sebagai salah satu produsen tembakau terkemuka di Indonesia, kami bangga pada tradisi dan Falsafah Tiga Tangan yang menjadi dasar kesuksesan kami hari ini dan di masa yang akan datang.
PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (“Sampoerna”) telah menjadi bagian penting dari industri tembakau Indonesia selama lebih dari seratus tahun sejak berdiri tahun 1913, dengan produk legendaris Dji Sam Soe atau dikenal dengan “Raja Kretek”. Sampoerna adalah pencetus kategori Sigaret Kretek Mesin Kadar Rendah (SKM LT) di Indonesia dengan memperkenalkan produk Sampoerna A pada tahun 1989. Produk Utama dalam Sampoerna A adalah merek terdepan di pasar industri olahan tembakau Indonesia. Sampoerna juga memproduksi sejumlah kelompok merek kretek yang telah dikenal luas termasuk Marlboro Filter Black, Sampoerna U, Philip Morris Bold dan Sampoerna Kretek.
Selama lebih dari 10 tahun, Sampoerna memimpin pasar industri hasil tembakau Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 32,2% pada tahun 2019. Sampoerna adalah anak perusahaan dari PT Philip Morris Indonesia (“PMID”) dan afiliasi dari Philip Morris International Inc. (“PMI”), perusahaan internasional terkemuka dengan merek global Marlboro. Ruang lingkup kegiatan Sampoerna meliputi, antara lain manufaktur, perdagangan dan distribusi olahan tembakau termasuk juga mendistribusikan Marlboro merek internasional terkemuka yang diproduksi oleh PMID.
Tim manajemen Sampoerna yang berpengalaman senantiasa menerapkan praktek global terbaik dan sistem kelas dunia dalam mengelola lebih dari 23.000 karyawan tetap di Sampoerna dan anak perusahaan. Selain itu, Sampoerna juga bekerja sama dengan 38 Mitra Produksi Sigaret (“MPS”) yang pabriknya tersebar di pulau Jawa dan secara bersama-sama mempekerjakan sekitar 37.700 orang dalam memproduksi produk-produk Sigaret Kretek Tangan (“SKT”). Sampoerna menjual dan mendistribusikan industri hasil tembakau melalui 112 lokasi kantor cabang zona, kantor penjualan dan pusat distribusi di seluruh pelosok Indonesia.
Falsafah Tiga Tangan
Sampoerna bangga dengan tradisi dan filosofi yang telah menjadi landasan keberhasilan perusahaan. Kami percaya bahwa berkontribusi kepada masyarakat luas harus melampaui makna literalnya. Untuk mendapatkan hasil berkualitas tinggi, kontribusi kami harus memberi dampak positif bagi pemangku kepentingan internal dan eksternal.
VISI
- Menjadi Perusahaan yang Paling Terkemuka di Indonesia
MISI
- Falsafah Tiga Tangan
“Tangan-tangan”, yang mewakili pemangku kepentingan utama yang harus dirangkul Perusahaan untuk mencapai visi dan misinya.
