Profil PT Merdeka Copper Gold Tbk
Profil Perusahaan / Lembaga - PT. Merdeka Copper Gold, Tbk
Deskripsi Perusahaan / Kelembagaan:
Berdiri pada tahun 2012, PT Merdeka Copper Gold Tbk adalah perusahaan induk pertambangan logam dan mineral dengan kantor pusat berada di area Kecamatan Kebayoran Baru Kota Jakarta Selatan Provinsi DKI Jakarta.
Perusahaan ini fokus bergerak dalam eksplorasi, penambangan, dan produksi emas, perak, dan tembaga, serta memiliki portofolio proyek mineral masa depan yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia.
PT Merdeka Copper Gold Tbk resmi menjadi perusahaan terbuka (tbk) dan mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia pada 19 Juni 2015 yang diperdagangkan dengan kode emiten MDKA.
Perusahaan ini mengelola beberapa aset pertambangan strategis yang dijalankan melalui jaringan anak perusahaan yang tersebar di beberapa wilayah di Nusantara:
- Tambang Emas Tujuh Bukit: Terletak di Banyuwangi, Jawa Timur, dioperasikan oleh anak perusahaan PT Bumi Suksesindo
- Tambang Tembaga Wetar: Terletak di Pulau Wetar, Maluku Barat Daya, memproduksi katoda tembaga
- Tambang Emas Pani: Berlokasi di Gorontalo, Sulawesi. Ini merupakan salah satu proyek pengembangan utama yang telah dipercepat untuk memanfaatkan potensi cadangan emas dalam skala besar
- Hilirisasi Nikel: Melalui anak usahanya, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), grup ini merambah industri bahan baku baterai kendaraan listrik (nikel)
- Proyek AIM: Dioperasikan oleh PT Merdeka Tsingshan Indonesia di Morowali, Sulawesi Tengah, untuk mengolah mineral menjadi asam sulfat, besi, dan logam lainnya
PT Merdeka Copper Gold Tbk menghasilkan logam dan mineral yang esensial bagi kemajuan hidup manusia. Sebagai perusahaan induk pertambangan logam dan mineral Indonesia yang berkantor pusat di Jakarta, Merdeka mengeksplorasi, mengekstraksi, dan memproduksi emas, perak, tembaga, dan mineral lain melalui anak-anak perusahaan yang tersebar di tiga pulau di Indonesia. Merdeka juga memiliki anak perusahaan di bidang jasa konstruksi pertambangan.
Dua operasi tambang yang dikelola Merdeka saat ini adalah Tambang Emas Tujuh Bukit di Banyuwangi, Jawa Timur; dan Tambang Tembaga Wetar di Pulau Wetar, Maluku Barat Daya. Merdeka sedang mengembangkan sejumlah proyek: Proyek Tembaga Tujuh Bukit, penambangan tembaga bawah tanah di Banyuwangi, yang merupakan salah satu cebakan tembaga terbesar di dunia yang belum dikembangkan; dan Proyek Emas Pani di Gorontalo, Sulawesi, yang akan menjadi salah satu tambang emas primer terbesar di Asia Pasifik. Merdeka juga sedang membangun Proyek AIM (Acid, Iron, Metal), pabrik pengolahan mineral di Morowali, Sulawesi Tengah, yang akan menghasilkan bahan baku baterai yang penting untuk energi hijau.
Merdeka dimiliki oleh para pemegang saham terkemuka, antara lain PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, PT Provident Capital Indonesia (melalui PT Mitra Daya Mustika dan PT Suwarna Arta Mandiri), dan Garibaldi Thohir.
Untuk mencapai visi menjadi pemimpin global dalam industri pertambangan dan logam Indonesia, Merdeka menetapkan standar tertinggi dalam kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan.
VISI
- Menjadi pemimpin global di industri pertambangan dan logam Indonesia
MISI
- Menjadi mitra pengembang pilihan dalam sektor industri pertambangan dan logam Indonesia
- Menjadi pemimpin dalam keselamatan, pembangunan berkelanjutan, konservasi lingkungan, dan tanggung jawab sosial perusahaan
- Menciptakan nilai serta imbal hasil investor yang unggul melalui investasi yang bijaksana dan pengembangan proyek yang efektif
- Menjadi pemimpin dalam inovasi dan efisiensi
Merdeka Copper Gold was founded in 2012 as a holding company with five operating subsidiaries that are engaged in the mining businesses, encompassing the exploration and future production of gold, silver, copper and other related minerals; and mining services. The five subsidiaries are PT Bumi Suksesindo (“PT BSI”), which holds the Mining Business License for Operation Production dated 9 July 2012, PT Damai Suksesindo, which holds the Mining Business License for Exploration dated 10 December 2012, PT Cinta Bumi Suksesindo, PT Beta Bumi Suksesindo, and lastly is PT Merdeka Mining Servis.
